Pengertian dan Ciri Hutan Tropik

5
1016


Pengertian dan Ciri Hutan Tropik

Pengertian dan Ciri Hutan Tropik – Hutan tropic dicirikan oleh keanekaragaman jenis tinggi. Hutan berada didekat daerah khatulistiwa, dengan area sekitar 23,5˚ sebela utara dan 23,5˚ sebelah selatan. Musim didaerah ini hanya terdiri atas musim hujam dan kemarau (kering) dengan lama siang hari kurang lebih 12 jam. Karakteristik didaerah ini meliputi :

  • Tempratur rata-rata 20-25˚C.
  • Presiipitasi terjadi pada suatu periode sepanjang tahun dengan curah hujan sekitar 2000 mm per tahun.
  • Tanah miskin nutrisi dan asam. Dekomposisi terjadi dengan cepat dan tanah mengalami peluluhan.
  • Kanopi dihutan tropis berlapis-lapis dan berkesinambungan, sehingga penetrasi cahaya kecil.
  • Tumbuhan sangat beragam, luas 1 km2 terdapat disekitar 100 jenis pohon yang berbeda dengan ketinggian mencapai 25-35 m. tumbuhan lain seperti anggrek, paku, liana, dan palem juga dapat di temukan.
  • Hewan terdiri atas beberapa jenis burung, reptile, amfibi, mamalia, serangga dan lain-lain.

Hutan tropic juga dapat dibagi kedalam beberapa sub-divisi berdasarkan distribusi hujan sebagai berikut.

  • Hutan tropic hijau, yaitu hutan tropic tanpa musim kemarau.
  • Hutan hujan musiman, yaitu hutan tropic yang memiliki periode musim kemarau yang pendek (tumbuhan hamper sama dengan hutan hujan tropic hijau).
  • Hutan semi hijau, yaitu hutan tropic yang memilliki musim kemarau sedikit panjang (bagian atas pohon mengalami kerontokan tetapi bagian bawahnya tetap hijau).
  • Hutan kering (monsoon), yaitu hutan dengan musim kemarau lebih lama dibandingkan musim hujan (semua tumbuhan dapat mengalami kerontokan daun).

Berdasarkan penyusunnya ekosistem terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut.

  1. Bahan tak hidup (abiotic) yaitu komponen fisik (iklim dan faktor fisik lain) serta komponen kimia yang terdiri atas senyawa-senyawa anorganik (C,N1, H2O, dan lain-lain) yang terlibat dalam daur-daur bahan, serta senyawa organic (protein, karbohidrat, lemak, dan sebagainya) yang menghubungkan biotik dan abiotic. Bahan-bahan organic akan mengalami siklus daur ulang melalui proses fenomena ekosistem yang sangat terkenal yaitu siklus biogeokimia.
  2. Kondisi iklim yang mrliputi faktor-faktor iklim, misalnya angina, curah hujan, dan suhu.
  3. Komponen biotik (mahluk hidup) yang terdiri dari berikut ini.
    • Produsen adalah organisme-organisme autotroph, terutama tumbuhan berhijau dan (berklorofil). Organisme produsen mampu hidup hanya dengan bahan anorganik, karena mampu menghasilkan energy makanan sendiri, misalnya dengan fotosintesis. Selain tumbuhan berklorofil, juga ada bakteri kemosintetis yang mampu menghasilkan energy kimia melalui reaksi kimia. Tetapi peranan bakteri kemosintetik ini tidak begitu besar jika dibandingkan dengan tumbuhan fotosintetik.
    • Makrokonsumen merupakan fagotrof atau biofag yaitu organisme heterotroph, terutama binatang yang mencerna organisme lain atai butiran bahan organic.
    • Mikrokonsumen atau perombak (deskompose) merupakan saprotof (sapro = membusuk) atau osmotrof )osmo – melalui selaput) yaitu organisme hererotrof yang merombak senyawa-senyawa komplek dari protoplasma mati, menghisap sebagain dari hasil perombakan dan melepaskan bahan makanan anorganik yang dapat digunakan oleh produsen seperti bakteri dan cendawan.

Pengertian dan Ciri Hutan Tropik

BIOL4125 EkologiPengertian dan Ciri Hutan Tropik

Nama    : Putra Pandu Purwoko “Pandu”
Prodi     : 279 / Perencanaan Wilayah dan Kota
Email     : 043049584@ecampus.ut.ac.id
UPBJJ     : Surabaya Kampus C Unair.
Pengertian dan Ciri Hutan Tropik

Baca Juga : Artikel Jurnal

5 KOMENTAR

  1. […] Putra Pandu Purwoko “Pandu”Prodi     : 279 / Perencanaan Wilayah dan KotaEmail     : 043049584@ecampus.ut.ac.idUPBJJ     : Surabaya Kampus C […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here