Melestarikan Pembangunan Sistem Sosial

26
883

Melestarikan Pembangunan Sistem Sosial

Melestarikan Pembangunan Sistem Sosial – Masalah utama yang dihadapi Indonesia dan bahkan di seluruh dunia adalah kombinasi dari dua masalah, yaitu masalah kependudukan dan masalah lingkungan hidup. Dampak masalah tersebut akan terasa di seluruh dunia, terutama dirasakan oleh negara-negara berkembang seperti Indonesia. Masalah ini tidak hanya disebabkan karena intensitas permasalahan itu sendiri, tetapi juga karena tingkat kemampuan, tingkat teknologi, tingkat dan kualitas kelembagaan yang dimiliki oleh negaranegara berkembang yang masih kurang memadai untuk menghadapi dampak tersebut. Struktur sosial kebanyakan negara berkembang juga merupakan unsur dalam penanggulangan masalah yang dihadapi.

Bersamaan dengan meningkatnya kesadaran lingkungan hidup, telah meningkat pula kesadaran tentang kaitan antara lingkungan hidup dengan aspek kependudukan.

Bagi lingkungan sosial, masalah kependudukan dan lingkungan hidup merupakan unsur atau komponen dari masalah lingkungan sosial, yaitu masalah perubahan sosial di segala segi kehidupan, akibat perubahan dari segi material dan teknologi yang lebih cepat dari pada laju perubahan dari segi tata nilai atau gaya hidup.

Oleh karena itu, untuk menanggapi masalah kerusakan lingkungan hidup, pola hidup penduduk harus berubah sehingga tumbuh masyarakat yang mampu menopang suatu pembangunan yang dapat memperbaiki mutu kehidupan manusia dengan tetap berusaha tidak melampaui kemampuan ekosistem yang mendukung kehidupannya. Pembangunan sepertiitu disebut dengan pembangunan berkelanjutan, baik itu keberlanjutan secara ekonomi, sosial, tetapi juga berkelanjutan secara ekologis.

Untuk menumbuhkan masyarakat yang seperti itu, perlu dikembangkan prinsip etika (prinsip pertama dari prinsip-prinsip berkelanjutan) yang mengindahkan semangat gotong-royong. Di atas prinsip gotong-royong dikembangkan empat prinsip berkelanjutan, yaitu:

  1. Prinsip meningkatkan kualitas hidup. Pembangunan ini baru berarti jika meningkatkan kualitas hidup dalam segala seginya
  2. Prinsip melestarikan vitalitas dan keanekaragaman bumi agar pembangunan bisa berlanjut
  3. Prinsip minimalisasi penciutan sumberdaya alam yang tidak diperbarui
  4. Prinsip mengindahkan daya dukung lingkungan.

Kualitas hidup yang tinggi, yang memperhatikan ekologi berkelanjutan sebagai hasil dari
pembangunan yang berkelanjutan, memerlukan indikator-indikator sebagai alat untuk mengukur kemajuan ke arah masyarakat yang berkelanjutan. Mencakup: kualitas hidup; keberlanjutan ekologi keberlanjutan penggunaan sumberdaya terbarukan dan meminimumkan penggunaan sumberdaya tak terbarukan; dan faktor sosial ekonomi.

 

Refrensi

  • Bambang Deliyanto
    Lektor Kepala pada PWK-UT
https://geoplanology.my.id/pengertian-pusat-pertumbuhan-dan-pengaruh-terhadap-perubahan-sosial-masyarakat/

26 KOMENTAR

  1. […] sebagai Lingkungan Hidup Manusia – Kota adalah salah satu habitat manusia yang merupakan lingkungan alam yang telah berubah secara drastik […]

  2. […] sebagai Lingkungan Hidup Manusia – Kota adalah salah satu habitat manusia yang merupakan lingkungan alam yang telah berubah secara drastik […]

  3. […] sebagai Lingkungan Hidup Manusia – Kota adalah salah satu habitat manusia yang merupakan lingkungan alam yang telah berubah secara drastik […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here