Hukum Minimum Liebig dan Toleransi Shelford

4
1081

Hukum Minimum Liebig dan Toleransi Shelford

Hukum Minimum Liebig dan Toleransi Shelford

FAKTOR PEMBATAS

·Dalam merespon lingkungan, organisme memiliki keterbatasan dan toleransi yang mengikuti beberapa kaidah/aturan sebagai berikut

  • Hukum Minimum Liebig
  • Hukum Toleransi Shelford
  • Mekanisme Faktor pembatas lainnya (suhu, cahaya, kelembaban, dsb)

HUKUM MINIMUM LIEBIG

Ditemukan oleh Justus Liebig (1840) yang menyatakan bahwa

  • Berhasilnya suatu organisme pada sebuah lingkungan ditentukan oleh faktor minimum
  • Pada keadaan serba kekurangan* (di tanah kritis), tanaman tidak ditentukan oleh keberadaan unsur yang melimpah (seperti CO2 dan H2O), tetapi ditentukan oleh unsur yang jumlahnya minimum dan diperlukan sedikit oleh tanaman, seperti N, Mg, Boron, Zn, dsb
  • Unsur yang ketersediaannya dalam jumlah minimum tersebut bertindak sebagai faktor pembatas
  • Hukum Minimum Liebig hanya dapat diterapkan bagi ekosistem atau habitat yang MANTAP, dimana arus energi dan materi yang masuk sama dengan yang keluar (Taylor 1934)

HUKUM TOLERANSI SHELFORD

Organisme memiliki batas bawah minimum dan batas atas maksimum dimana organisme tersebut masih dapat hidup pada rentang tersebut Kisaran minimum sampai maksimum tersebut disebut sebagai batas toleransi (Hk Toleransi Shelford).

  • Suatu organisme dapat memiliki toleransi yang luas untuk satu faktor dan memiliki toleransi yang sempit untuk faktor lainnya.
  • dengan mengetahui kisaran toleransi suatu organisme dapat diketahui keberadaan dan penyebaran (distribusi) organisme tersebut
  • Organisme dengan kisaran yang luas untuk semua faktor cenderung untuk mempunyai sebaran yang luas (misalnya rumput)
  • Bila keadaan optimum untuk suatu jenis faktor tidak tercapai, maka batas toleransi terhadap faktor lainnya dapat menyempit
  • Seringkali ditemukan organisme di alam  yang hidup dalam keadaan tidak  optimum dengan faktor-faktor fisik tertentu. Contohnya, jenis anggrek tropik sebenarnya tumbuh lebih baik dalam sinar matahari penuh daripada di dalam naungan, selama temperaturnya sejuk. Di alam, anggrek tersebut tumbuh hanya dalam naungan sebab anggrek tidak tahan panas matahari langsung.
  • Periode reproduktif, seperti pada biji, telur, embrio, kecambah, larva, dan anakan) biasanya merupakan periode kritis dan mempunyai toleransi yang sempit untuk semua faktor. ·

Dalam Hukum Toleransi Shelford terdapat istilah
•Steno = sempit
•Eury   = luas/lebar

Contoh :

Beberapa toleransi lainnya terhadap faktor-faktor di alam antara lain :

  • Stenohydric-euryhydric  : Air
  • Stenohaline-euryhaline  : Kadar garam
  • Stenophagic-euryphagic  : Makanan
  • Stenoecious-euryecious  : Pemilihan habitat

Hukum Minimum Liebig dan Toleransi Shelford

Refrensi : BIOL4215 Ekologi

4 KOMENTAR

  1. […] nilai guna marginal turun dari kiri atas ke kanan bawah. Yang mencerminkan hukum nilai guna yang semakin menurun. Kurva nilai guna marginal yang semakin menurun. Kurva nilai guna […]

  2. […] nilai guna marginal turun dari kiri atas ke kanan bawah. Yang mencerminkan hukum nilai guna yang semakin menurun. Kurva nilai guna marginal yang semakin menurun. Kurva nilai guna […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here